Fish

Rabu, 13 Oktober 2010

PETA KONSEP ISD ( INDIVIDU , KELUARGA, DAN MASYARAKAT )

ILMU SOSIAL DASAR

3 INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU , KELUARGA DAN MASYARAKAT
A. MAKNA INDIVIDU

 Manusia adalah makhluk individu, berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Tidak dapat dipisahkan antara jiwa dan raganya, sebagai contoh kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa dan raganya .
 Kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan kita sehari-hari setiap individunya yaitu berkembang sejalan dengan ciri-ciri khasnya masing-masing. Meskipun dalam kehidupan lingkungan yang sama setiap individualnya .. contohnya anak kembar .
 Untuk menjadi individu yang “ mandiri “ harus melalui proses , yaitu dengan manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergauilan dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan bathinlah dan lahiriah yang membentuk dirinya

B. MAKNA KELUARGA
 Keluarga adalah merupaka kapok prime paling penting didalam masyarakat .
 Keluarga mempunyai 5 macam siat yang penting, sebagai berikut :
1. Hubungan suami istri
2. Bentuk Perkawinan dimana suami-isri itu diadakan dan di pelihara .
3. Sunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. PATRILINEAL keturunan garis laki-laki ( Batak ), MATRILINEAL keturanan garis wanita ( Minangkabau ) hak yang diurus oleh adik atau saudara perempuan adalah avonculat .
4. Milik atau benda keluarga.
5. Pada umumnya keluarga itu tempat bersama / rumah bersama ./


C. MAKNA MASYARAKAT

 R.LINTON , seorang ali antropologi mengemukakan , bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekejasama , sehingga mereka itu dapat , mengorganisasikan derinya dan berfikir tentang dirinya sebagai Satu kesatuan social dengan batas –batas tertentu .
 M.J HERSKOVIST , menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang di organisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu .
 J.L GILLIN DAN J.P GILLIN , mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan , tradisi , sikap, dan perasaan persatuan yang sama .
 S.R. STEINMETZ seorang sosiolog Belanda , mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar yang meliputi pengelompokkan – pengelompokkan manusia yang lebih kecil , yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur .
 HASAN SHADLY , mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia dengan atau karena sendirinya, bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain .



Kelompok manusia yang di maksud oleh R. LINTON yang belum terorganisasikan mengalami pproses yang fundamental, yaitu :
A. Adaptasi dan organisasi dari tingkah laku para anggotanya .
B. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau LESPRIT DE CORPS.
Kesimpuilan dari definisi – definisi yang di kemukakan oleh para ahli di atas , yaitu :
A. Harus ada pengumpulan manusia dan harus banyak , bukan pengumpulan binatang .
B. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu .
C. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama .


Menurut ELWOOD, Faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama dengan yang lainnya, sebagai berikut :
A. Dorongan untuk mencari makan , penyelenggaraan untuk mencari makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerja sama atar lainnyaa .
B. Dorongan utnuk mempertahankan diri , terutama pada keadaan primitif , dorongan ini merupakan cambuk untuk bekerja sama .
C. Dorongan untuk melangsungkan jenis .

Himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenuhi syarat – syarat antara lain :
1. Setiap anggotanya harus sadar supaya ia merupakan bagian lain dari kelompoknya .
2. Ada hubungan timbal balik antara anggota – anggotanya /
3. Ada suatu faktor yang di miliki b ersama , seperti nasib yang sama , tujuan yang sama, ideologi yang sama dengan manusia yang lain dan sebagainya .

UNSUR – UNSUR DESA
1. Daerah , dalam arti tanah – tanah yang produktif dan yang tidak , beserta penggunaanya , termasuk juga unsur lokasi , luas dan batas yang merupakan lingkungan geografis setempat .
2. Penduduk , adalah hal yang meliputi jumlah pertambahan , kepadatan , persebaran dan mata pencaharian penduduk desa setempat .
3. Tata kehidupan , dalam hal ini pola pergaulan dan ikatan – ikatan pergaulan warga desa . jadi menyangkut seluk beluk kehidupan masyarakat desa atau desebut juga dengan ( RURAL SOCIETY ) .
Ketiga unsur tersebut tidak lepas satu sama lain saling membutuhkan untuk melengkapi kehidupannya , ya sebagai arti tidak berdiri sendiri , melainkan merupakan satu kesatuan .

Unsur daerah , penduduj atau disebut juga dnegan POTENTIAL MAN POWER dan tata kehidupan merupakan suatu kesatuan hidup atau “ Living Unit “

Faktor Lingkungan geografis memberi pengaruh juga erhadap kegotongrotonyongan , misalnya sebai contoh :
A. Faktor topografi setempat yang memberikan suatu ajang hidup dan suatu bentuk adaptasi kepada penduduk .
B. Faktor iklim yang dapat memberkan pengaruh positif maupun negatif terhadap penduduk terutama petani-petaninya .
C. Faktor bencana alam seperti letusan gunung, gempa bumi , banjir , longsor, kekeringan dan sebagainya yang harus di hadapi dan di alami bersama .

FUNGSI DESA
1. Dalam hubungannya dengan kota , maka desa merupakan “ HITERLAND “ atau daerah dukung berfungsi sebagai suatu daerah pemberian bahan pokok
2. Desa ditinjau dari sudut potensi ekonomi berfungsi sebagai lumbung bahan mentah (RAW MATERIAL) dan tenaga kerja (MAN POWER) yang tidak kecil artinya :
3. Dari segi kegiatan kerja (OCCUPATION) Desa dapat merupakan desa agraris, desa manufaktur, desa industri, desa nelayan dan sebagainya.


CIRI-CIRI MASYARAKAT PERDESAAN DI INDONESIA PADA UMUMNYA :
1. Homogennitas Sosial
2. Hubungan primer
3. Kontrol sosial yang ketat
4. Gotong Royong
5. Ikatan Sosial
6. Magis Religius
1. Pola Kehidupan

URBANISASI DAN URBANISME :
1. Urbanisasi adalah suatu proses berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan.
2. Proses urbanisasi dapat terjadi dengan lambat maupun cepat. Tergantung dari pada masyarakat yang bersangkutan. Proses ini terjadi dengan menyangkut dua aspek, yaitu :


 Perubahannya masyarakat menjadi masyarakat kota.
 Bertambahnya penduduk kota yang disebabkan oleh mengalirnya penduduk yang berasal dari desa-desa (pada umumnya disebabkan karena penduduk desa merasa tertarik oleh keadaan kota.
3. Secara umum dapat dikatakan bahwa sebab-sebabnya adalah :
 Daerah yang termasuk menjadi pusat pemerintahan atau menjadi ibu kota.
 Tempat tersebut letaknya strategis sekali untuk usaha-usaha perdagangan atau perniagaan , seperti misalnya sebuah kota pelabuhan atau sebuah kota yang letaknya dekat pada sumber bahan – bahan mentah
 Timbulnya industri di daerah itu yang memproduksikan barang – barang maupun jasa – jasa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar